INDONESIA
PERSISTENSI USAHA UNTUK MAJU ?
Sebuah negara besar dengan komponen bangsa yang sedemikian banyaknya, dan sedemikian kompleksnya, membuat tidak mudah bagi seorang pemimpin bangsa mengelolanya dengan baik dan terarah sesuai visi misi jangka panjang yang telah ditetapkan di awal bergerak. Pemimpin bangsa negara seperti Indonesia yang biasa mengendalikan semua objek bangsa berdasarkan analisa-analisa informasi yang diberikan kepada kelompok kerja (POKJA) terkait, akan mengalami tidak sedikit kesulitan dalam memperoleh data dan informasi yang valid dan presisi dalam waktu yang singkat.
Sementara itu, pemimpin-pemimpin bangsa lain, bergerak berdasarkan data & informasi yang lebih valid dibandingkan Pemimpin bangsa Indonesia.. Alhasil, negara kita selalu ketinggalan dalam kecepatan response membuat keputusan, karena telat dapat informasi, dan mungkin saja mendapatkan informasi yang deviasi kesalahannnya di luar batas toleransi, sehingga urutan keberhasilannya dalam membuat keputusan yang cerdik & piawai, selalu sering tertinggal dan memperbesar kemungkinan negara yang kita cintai ini untuk selalu berada di urutan yang paling bawah diantara negara-negara berkembang lainnya.
Usaha pemerintah RI menumbuhkan suasana kondusif bagi ahli-ahli teknologi informasi, bisa dikatakan dalam level yang biasa saja. Tidak merasa ada keterdesakan yang demikian hebat, sehingga berusaha merencanakan desain khusus untuk mempunyai “dedicated IT professional” dalam jumlah yang cukup, sehingga bisa memudahkan perwujudan pembangunan bangsa dan negara Indonesia yg merdeka, dan selalu berusaha naikkan kesejahteraan unsur-unsur anggota masyarakatnya.
Usaha pemerintah, baru hanya pada kerajinan membuat surat undangan kepada perusahaan-perusahaan multinasional, untuk mengejar ketinggalan dari negara-negara tetangga lainnya. Usaha ini tidak akan banyak menolong Indonesia, karena secara tidak disadari, pemerintah sudah men-diskredit-kan putra-putri bangsa dengan memberikan pelayanan yang kurang “fair” yang membuat pertumbuhan kemampuan Teknologi Informasi Lokal, di negara yang kita cintai ini, tidak mendapatkan kesempatan yang sama dengan pemain-pemain internasional dunia terkait lainnya.
Penerapan Teknologi yang tidak dengan dasar dukungan dan tataan yang kuat, maka hanya akan menghasilkan kesia-siaan belaka. Projek IT, hanya digunakan untuk menjadi projek semata, tanpa ada manfaat terancang. Sekedar ada, hanya ingin tunjukkan pada dunia luas bila telah gunakan IT, tak tau memanfaatkannya, tanpa pernah merasa bersalah telah dengan tidak sengaja membuang kesempatan yang langka.
HMBWS






